Kunjungan Kerja BBPMP Jawa Tengah ke SDN 2 Dempel: Sinergi Pendidikan untuk Transformasi Pembelajaran

0

Kunjungan Kerja BBPMP Jawa Tengah ke SDN 2 Dempel: Sinergi Pendidikan untuk Transformasi Pembelajaran

Grobogan, 11 Maret 2026 – Dalam upaya memastikan implementasi Kurikulum Merdeka berjalan optimal di tingkat satuan pendidikan, Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kunjungan kerja ke SDN 2 Dempel, Korwilcam Biddik Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Transformasi Pembelajaran (TKA) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

Kunjungan yang berlangsung pada hari [Sebutkan Hari/Tanggal] ini melibatkan sinergi tiga pilar pendidikan, yakni Tim BBPMP Jawa Tengah sebagai perwakilan pemerintah pusat, Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan sebagai perwakilan pemerintah daerah, serta didampingi langsung oleh Pengawas Sekolah dari Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Karangrayung sebagai ujung tombak pendampingan di tingkat kecamatan.

Monitoring Langsung ke Ruang Kelas

Rombongan memulai agenda dengan observasi langsung ke ruang kelas untuk melihat secara nyata proses pembelajaran yang diterapkan oleh para guru di SDN 2 Dempel. Fokus utama observasi adalah penerapan pembelajaran yang berpusat pada murid (student-centered learning), sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka.

Tim BBPMP juga melakukan pengecekan terhadap kelengkapan administrasi pembelajaran guru, mulai dari Modul Ajar, Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), hingga Capaian Pembelajaran (CP). Tidak hanya itu, pemanfaatan teknologi melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM) turut menjadi perhatian untuk memastikan para guru telah mengoptimalkan fitur-fitur yang tersedia sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar.

Pendampingan Teknis dan Penguatan Kapasitas Guru

Setelah observasi kelas, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan pendampingan teknis. Tim BBPMP memberikan penguatan kepada kepala sekolah dan guru mengenai strategi penerapan pembelajaran terdiferensiasi, yaitu pendekatan pembelajaran yang mengakomodasi kebutuhan belajar siswa yang beragam.

Para guru juga diberikan pemahaman lebih mendalam mengenai asesmen diagnostik, baik kognitif maupun non-kognitif, sebagai langkah awal untuk memetakan kondisi dan potensi siswa sebelum pembelajaran dimulai. Dalam diskusi yang berlangsung hangat, para guru menyampaikan berbagai tantangan yang mereka hadapi di lapangan, khususnya dalam konteks sekolah di wilayah Kecamatan Karangrayung.

Verifikasi Data dan Sarana Prasarana

Aspek lain yang tidak kalah penting dalam kunjungan ini adalah verifikasi data pokok pendidikan (Dapodik). Tim memastikan kesesuaian antara data yang tercatat dalam sistem dengan kondisi riil di sekolah. Hal ini penting untuk menjaga validitas data sebagai dasar pengambilan kebijakan.



Selain itu, tim juga mengecek ketersediaan sarana dan prasarana penunjang program TKA, seperti ketersediaan buku teks kurikulum merdeka serta keberadaan sudut baca di kelas yang menjadi bagian dari upaya menumbuhkan literasi siswa.

Sinergi Tri Sentra Pendidikan

Kehadiran Pengawas Sekolah dari Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Karangrayung dalam pendampingan ini menjadi kunci penting dalam menjembatani komunikasi antara kebutuhan teknis di sekolah dengan kebijakan dinas. Sinergi antara perwakilan pusat (BBPMP), pemerintah daerah (Dinas Pendidikan), dan unit pelaksana teknis di tingkat kecamatan (Korwilcam) ini memastikan bahwa kebijakan pendidikan dapat dipahami dan diimplementasikan secara utuh hingga ke level sekolah.

Hasil dan Catatan Lapangan

Secara umum, implementasi TKA di SDN 2 Dempel menunjukkan progress yang positif. Antusiasme para guru dalam mengikuti sesi pendampingan dan keterbukaan mereka terhadap masukan dari tim BBPMP menjadi modal berharga untuk perbaikan ke depan. Namun demikian, masih terdapat beberapa catatan yang perlu menjadi perhatian, terutama terkait optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran sehari-hari.

Rekomendasi dan Tindak Lanjut

Sebagai tindak lanjut dari kunjungan ini, BBPMP Jawa Tengah mendorong SDN 2 Dempel untuk terus mempertahankan semangat transformasi pembelajaran dan mengembangkan inovasi-inovasi yang sesuai dengan kearifan lokal Kecamatan Karangrayung.

Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan juga diharapkan dapat terus memberikan pendampingan berkelanjutan melalui para pengawas sekolah dan korwilcam. SDN 2 Dempel sendiri direncanakan akan menjadi salah satu lokasi pantauan untuk pengembangan praktik baik (best practice) di tingkat kabupaten yang dapat direplikasi oleh sekolah-sekolah lain.

Kegiatan kunjungan kerja ini berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh keakraban. Diharapkan hasil dari kunjungan ini dapat menjadi acuan konkret untuk perbaikan kualitas pendidikan yang berkelanjutan di SDN 2 Dempel, Kecamatan Karangrayung, serta memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Kabupaten Grobogan pada umumnya.

Tags

Posting Komentar

0Komentar

Terima kasih atas kunjungan Anda

Posting Komentar (0)